Friday, May 11, 2012

Pengumuman Edisi 201

0 komentar

Gereja mengucapkan terima kasih pada Santi – Ifana yang pd tgl 28 April telah menyumbang sebesar Rp. 300.000 untuk pengadaan TV Flat dan perlengkapan sound system gereja: 1. Tuhan memberkati Saudari! Bila ada yang mau menyumbang dalam bentuk barang atau dana bisa menghubungi sekretariat atau pastor paroki Misa Hari Raya kenaikan Tuhan: Rabu 16 Mei jam 19.00 dan Kamis, 17 Mei jam 07.30 Novena Roh Kudus dimulai Jumat, 18 Mei sd Sabtu 26 Mei jam 19.00, kecuali Sabtu, jam 18.00 Informasi tentang Paroki RPD bisa dilihat di Website Paroki: www.parokirpd.org

Thursday, May 3, 2012

Berita Paroki RPD Edisi 200

0 komentar

Paskah Bersama Wilayah D
Minggu, 22 April jam 19.00 diadakan Paskah Bersama Wilayah D di kediaman Bpk. Gurit – Kapas Madya. Dalam acara yang dikemas secara santai dan penuh kekeluargaan ini dilangsungkan juga penyambutan terhadap baptisan dewasa baru supaya mereka bisa krasan dan aktif di lingkungan. Selain itu ada acara kuiz lagu yang dipandu oleh Rm. Paulus. Ternyata Wilayah D jago dalam menebak lagu

Penerimaan Sakramen Krisma
Paroki Ratu Pencintai Damai bersyukur karena pada hari Minggu, 22 April jam 07.30, 52 anggotanya boleh menerima Sakramen Krisma dari Bapak Uskup Surabaya, Mgr. Vincentius Sutikno Wisaksono. Dalam kotbahnya Bapak Uskup menegaskan bahwa umat katolik, khususnya yang sudah menerima sakramen krisma harus berani berkorban dalam hidup; tidak mudah mengeluh, patah semangat atau loyo bila menghadapi kesulitan. Tuhan Yesus Kristus memberikan teladan dalam hal pengorbanan. Dalam Ekaristi kita menyatukan kurban hidup dengan kurban Kristus yang dihadirkan kembali. Setelah misa, Bapak Uskup ikut serta dalam acara ramah tamah bersama penerima Krisma.

Renungan Harian Edisi 200

0 komentar

RENUNGAN HARIAN, 29 APRIL – 5 MEI 2012

MINGGU 20 APR ’12; Kis 4:8-12a; 1Yoh 3:1-2; Yoh 10:11-18.
Ada seorang umat yg tidak pernah / jarang datang kepertemuan doa Lingkungan, krn menurut dia tidak ada gunanya, buang waktu dan membosankan, umat lingk yg lain marah dan mengucilkan dia. Tetapi, Kaling nya bersikap lain, setiap ada aktivitas, ia selalu menyampaikan pd umat tsb. “Perkara dia datang/tidak itu bukan soal, tapi sbg Kaling saya wajib menyampaikannya. Sikap Kaling itu benar, setelah sekian lama umat tsb selalu hadir bahkan berperan besar dalam Lingkungan tsb. Cerita ini menggambarkan, bahwa sbg umat beriman, kita dituntut “menjadi penebar kasih Tuhan”, tugas kita ‘cuma menebarkan kasih aja tanpa memilih siapa yg harus dikasihi’. Jadilah “gembala yg baik” seperti yg Tuhan inginkan ! Jangan pilih kasih !

SENIN 30 APR ’12; Kis 11:1-8; Yoh 10:1-10.
“Kuasa kegelapan” ibarat pencuri yg menggerogoti persekutuan kasih umat Tuhan. Ada Kaling disuatu lingkungan ‘pilih kasih’, kalau ‘baik’ dengan dia maka akan diberi, kalau dia tidak suka pd umat , maka umat tsb akan dikucilkan atau dianggap tidak ada. Pola pikir semacam ini adalah “tempat subur” bagi kekuatan gelap/jahat. Pribadi yg rusak dpt menghancurkan persekutuan umat. Hadirkanlah Yesus, supaya mereka (umat Lingkungan) mempunyai hidup (dalam iman) dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.

SELASA 01 MEI ’12; Kis 11:19-26; Yoh 10:22-30.
Umat kristiani tahu persis bahwa Yesus bertumbuh sebagai ‘manusia’ dari keluarga sederhana. Karena Allah tidak mau menampilkan kemewahan & keagungan-Nya. Yesus tetap tampil sederhana, apa adanya. Mari kita teladani kesederhanaan Yesus sebagai dasar hidup kita, dalam tingkah langkah dan membawa orang lain bahagia karena ada kasih Kristus dalam diri kita.

RABU 02 MEI ’12; Kis 12:24-13:5a; Yoh 12:44-50.
Berulangkali Yesus mengingatkan kita ttg ‘kuasa kegelapan’, seperti bacaan Injil hari ini. Karena masih banyak umat yg suka akan kegelapan, yaitu kenikmatan duniawi yg menyesatkan. Hanya orang yg hidup dalam terang, yaitu yg rendah hati, ada kasih pasti diselamatkan Tuhan (Yoh 12:47). Hidup ini sudah sulit, jangan dipersulit hanya merasa “lebih hebat”, sehingga menolak nasehat yg baik termasuk rencana Tuhan.

KAMIS 03 MEI ’12; 1Kor 15:1-8; Yoh 14:6-14.
Yesus berkata : Aku adalah jalan (tetapi . . .kenapa kamu tidak melalui Dia? Sehingga kamu tersesat), kebenaran, ( tetapi. . . kenapa kamu lebih memilih kejahatan / yg salah?), dan hidup (tetapi. . . kenapa kamu memilih hal2 yg mencelakakan dirimu yg mengakibatkan maut ?). Ingat !!! Tidak seorangpun dapat datang kpd Bapa, kalau tidak melalui Yesus !

JUMAT 04 MEI ’12; Kis 13:26-33; Yoh 14:1-6.
Apakah ada ‘kehidupan lain’ setelah kita menjalani hidup didunia ini??? Umat beriman pun masih banyak yg ragu akan ‘kehidupan lain’ seperti yg dijanjikan Yesus dalam Injil hari ini. Sehingga saat ada masalah hidup didunia ini, bukannya mencari Tuhan Yesus, melainkan mencari jalan duniawi, kesesatan yg membawa mereka jatuh kedalam dosa. “Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku . . . . untuk menyediakan tempat bagimu” kata Yesus.(Yoh 14:1-3). Apakah Anda yakin bahwa ada ‘tempat’ bagi Anda dirumah Bapa ? Atau . . . Anda lebih memilih ‘rumah yg lain’? Apa yg sudah Anda lakukan selama hidup didunia ini kalau Anda memilih ‘rumah Bapa’?

SABTU 05 MEI ’12; Kis 13:44-52; Yoh 14:7-14.
Hari ini Yesus menegaskan kpd kita yg selama ini masih bingung bahwa Allah adalah Bapa kita. Diri pribadi Yesus ‘menghadirkan’ Bapa, dengan melihat Yesus dalam iman, berarti melihat Bapa. Dalam Injil hari ini, permintaan & pertanyaan Filipus mungkin sama dengan kita, “Tunjukkanlah Bapa kepada kami”. Mari . . . buanglah semua prasangka, pertanyaan ini bukan untuk dipikirkan, tetapi utk dirasakan, dialami dan dalam keheningan merasakan kasih Yesus adalah cerminan kasih Bapa. Sehingga dalam kehidupan, kita bisa lebih peduli pada sesama yg mengalami kesulitan dalam hidupnya. Tuhan Yesus memberkati ! (peTu)

KATEKESE EKARISTI PERSIAPAN PERSEMBAHAN DAN MEMPERSIAPKAN ALTAR

0 komentar

TEMA XIX: PERSIAPAN PERSEMBAHAN dan MEMPERSIAPKAN ALTAR

Persiapan persembahan yang mengawali Liturgi Ekaristi. Pemugaran Tata Perayaan Ekaristi (TPE) pada Missale Romanum 1970 membuat Liturgi Ekaristi menjadi lebih sistematis dan juga membuat bagian pertama Liturgi Ekaristi sungguh-sungguh sebagai persiapan persembahan. Alasan teologis yang paling pokok ialah bahwa peristiwa persembahan yang sungguh-sungguh baru terjadi pada waktu Doa Syukur Agung (DSA), saat persembahan sejati dan tak bercela, yaitu kurban Salib kristus, dikenangkan dan dihadirkan.
Cara pandang mengenai persembahan sebagai bagian pertama dari Liturgi Ekaristi kiranya masih dipengaruhi oleh tata cara Misa Kudus pra-Konsili Vatikan II yang menyebutkan demikian.
Persiapan persembahan merupakan persiapan bahan-bahan: roti, anggur, dan air yang dibawa ke altar. Bahan-bahan ini pula yang digunakan oleh Tuhan kita Yesus Kristus pada saat Ia menetapkan Ekaristi pada perjamuan malam terakhir.
Pada saat perjamuan malam terakhir, bagian persiapan persembahan ini tentu saja amat sangat sederhana dan bahkan belum merupakan tindakan khusus. Dalam Gereja Perdana, saat Ekaristi dirayakan, bagian persiapan persembahan ini juga masih dilangsungkan secara sederhana. Baru pada abad-abad kemudian muncul berbagai praktek tambahan, khususnya perarakan untuk membawa bahan-bahan persembahan yang bukan hanya roti, anggur dan air saja, tetapi juga berbagai bahan lain yang berguna bagi kehidupan para pelayan Gereja dan orang-orang miskin; imam menyambut para pembawa persembahan di depan panti imam.
Persiapan persembahan dapat dimulai dengan dua hal sekaligus, yakni kolekte dan mempersiapkan altar. Sementara diadakan kolekte; pelayan (khususnya diakon atau imam sendiri) bisa mempersiapkan altar, yakni mengatur korporale, palla, patena yang berisi hosti besar, sendok kecil, purifikatorium, sibori dan buku-buku yang digunakan untuk misa seperti TPE dan buku doa lainnya di meja altar.

Sumber: Buku Katekese Liturgi Pra Misa 2012, Komlit - Keuskupan Surabaya, hlm. 22

Santa Katarina dari Siena

0 komentar

St. Katarina dilahirkan pada tahun 1347. Santa yang termashyur ini adalah pelindung Italia, tanah airnya. Katarina adalah anak bungsu dalam keluarga yang dikaruniai dua puluh lima anak. Ayah dan ibunya menghendaki agar ia menikah dan hidup bahagia. Tetapi, Katarina hanya ingin menjadi seorang biarawati. Untuk menyatakan tekadnya, ia memotong rambutnya yang panjang dan indah. Ia ingin menjadikan dirinya tidak menarik. Orangtuanya amat jengkel dan seringkali memarahinya. Mereka juga menghukumnya dengan memberinya pekerjaan rumah tangga yang paling berat. Tetapi Katarina pantang menyerah. Pada akhirnya, orangtuanya berhenti menentangnya.

St. Katarina seorang yang amat jujur dan terus terang di hadapan Yesus. Suatu ketika ia bertanya kepada-Nya, “Di manakah Engkau, Tuhan, ketika aku mengalami cobaan yang begitu mengerikan?” Yesus menjawab, “Puteri-Ku, Aku ada dalam hatimu. Aku membuatmu menang dengan rahmat-Ku.” Suatu malam, sebagian besar penduduk Siena ke luar ke jalan-jalan untuk suatu perayaan. Yesus menampakkan diri kepada Katarina yang sedang berdoa seorang diri dalam kamarnya. Bersama Yesus, datang juga Bunda Maria. Bunda Maria memegang tangan Katarina lalu memberikannya kepada Putra-nya. Yesus menyematkan sebentuk cincin di jari tangan Katarina dan ia menjadi pengantin-Nya.

Pada masa itu, Gereja mengalami banyak sekali masalah. Banyak pertikaian terjadi di seluruh Italia. Katarina menulis surat-surat kepada para raja dan ratu. Ia bahkan datang menghadap para penguasa agar berdamai dengan paus dan mencegah peperangan. Katarina meminta paus untuk meninggalkan Avignon, Perancis dan kembali ke Roma untuk memimpin Gereja. Ia mengatakan bahwa itulah yang dikehendaki Allah. Bapa Suci mendengarkan nasehat St. Katarina serta melakukan apa yang dikatakannya.

Katarina tidak pernah lupa bahwa Yesus ada dalam hatinya. Melalui dia, Yesus memelihara orang-orang sakit yang dirawatnya. Melalui dia, Yesus menghibur para tahanan yang dikunjunginya di penjara. Santa besar ini wafat di Roma pada tahun 1380. Usianya baru tiga puluh tiga tahun. Ia dinyatakan kudus oleh Paus Pius II pada tahun 1461. Pada tahun 1970, Paus Paulus VI mengangkatnya sebagai Pujangga Gereja. St. Katarina menerima kehormatan besar ini karena ia melayani Gereja Kristus dengan gagah berani sepanjang masa hidupnya yang singkat.

Pengumuman Edisi 200

0 komentar

Demi pelaksanaan misa yang lebih baik, Paroki RPD membutuhkan LCD/LED TV (min 37 inch) dan perlengkapan sound system gereja. Bila ada yang mau menyumbang dalam bentuk barang atau dana bisa menghubungi sekretariat atau pastor paroki

Informasi tentang Paroki RPD bisa dilihat di Website Paroki: www.parokirpd.org



Pesan Paus Benediktus XVI, Pada Hari Komunikasi Sedunia Ke-45, 5 Juni 2011

Paus Benediktus XVI
“Saya ingin mengajak umat Kristiani dengan percaya diri, dan dengan kreativitas yang terbina dan bertanggungjawab, bergabung dalam jejaring hubungan yang dimungkinkan oleh Jaman Digital. Hal ini bukan saja untuk memuaskan keinginan untuk hadir, tetapi karena jejaring ini merupakan bagian utuh dari hidup manusia. Internet memberikan sumbangsih bagi perkembangan cakrawala intelektual dan spiritual yang lebih kompleks, bentuk-bentuk baru kesadaran berbagi. Di dalam wilayah ini juga kita dipanggil untuk memaklumkan iman kita bahwa Kristus adalah Allah, Penyelamat umat manusia dan Penyelamat sejarah, yang di dalam-Nya segala sesuatu memperoleh kepenuhannya (bdk. Efesus 1:10).”

~ Paus Benediktus, Hari Komunikasi Sedunia Ke-45, 5 Juni 2011

============================================

Situs - Situs Resmi Vatican :
  1. Vatican.Va
  2. Vatican - News on Twitter
  3. Vatican's Channel - YouTube
Gereja Paroki Ratu Pencinta Damai
Sekretariat: JL. Pogot Baru 77 -79 Surabaya 60129 - INDONESIA
Telp. +62-31-3711544, Fax. +62-31-3711395
E-mail: gereja.rpd@gmail.com

Translator

How Is My Site ?

Free WiFi

Free WiFi
 

Paroki Ratu Pencinta Damai. Copyright 2011 ~ 2012 All Rights Reserved | Diperkenankan Untuk Mengutip Sebagian Atau Seluruh Isi Materi Situs Dengan Mencantumkan Sumber: www.parokirpd.org
This Site Best Viewed at 1024x768 or Higher Resolution With Mozilla Firefox 11.0+ | Distributed by Deluxe Templates | Powered by Blogger
Site Meter